PAMULANG, MI MUMTAZA – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mumtaza pagi ini (25/04) resmi menggelar salah satu agenda paling sakral setiap tahunnya: Ujian Komprehensif/Sertifikasi Tahfizh bagi Siswa-siswi Kelas 6 Tahun Pelajaran 2025-2026.
Bagi keluarga besar MI Mumtaza, Al-Qur’an bukan sekadar pelajaran, melainkan napas kehidupan. Ujian ini hadir sebagai instrumen resmi untuk mengukur sejauh mana "investasi langit" yang telah ditanamkan selama enam tahun menimba ilmu di sekolah ini.
Ujian Komprehensif Tahfizh ini merupakan ajang evaluasi resmi yang diselenggarakan lembaga untuk menilai tingkat keberhasilan capaian target hafalan. Mengapa ini penting? Karena hasilnya akan dibuktikan dengan sertifikat autentik yang akan menjadi bekal berharga bagi siswa saat melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Sekolah menekankan bahwa tingkat kesuksesan ujian ini sangat bergantung pada kemampuan mandiri masing-masing siswa. Hal ini bertujuan untuk melatih mentalitas tangguh, disiplin, dan rasa tanggung jawab siswa terhadap amanah hafalan yang mereka emban.
Pelaksanaan ujian komprehensif tahfizh ini dirancang dengan sistem yang transparan dan objektif melalui ujian lisan secara tatap muka antara penguji dan peserta didik. Untuk menjamin keadilan, sekolah menerapkan sistem rolling penguji di mana siswa akan diuji oleh guru tahfizh yang tidak mengajar di kelas mereka sehari-hari. Setiap peserta akan menghadapi lima pertanyaan dengan durasi sekitar 15 menit, di mana mereka diperbolehkan memilih sendiri amplop soal yang telah disediakan.
Bukan hanya sekedar ujian biasa, ini adalah manifestasi dari visi besar Yayasan Nawa Dinamika Sejahtera dalam membentuk Future Leaders with Islamic Values. Dengan standar Religious, Respectful, and Excellent, MI Mumtaza optimis bahwa angkatan 2026 ini akan lulus dengan kebanggaan sebagai penjaga kalam Ilahi.
Selamat berjuang, anak-anakku! Semoga Allah memudahkan lisan kalian dalam melantunkan ayat-ayat cinta-Nya.