CIBUBUR — Menggabungkan konsep belajar interaktif dan petualangan seru bagi para siswa, MI Mumtaza sukses menggelar agenda tahunan akbar, Big Field Trip (BFT) 2026, pada Kamis, 21 Juni 2026. Kegiatan edukatif yang penuh antusiasme ini diikuti oleh seluruh siswa dari jenjang Kelas 1 hingga Kelas 5, dengan destinasi utama taman hiburan dalam ruangan kelas dunia, Trans Studio Cibubur (TSC).
Perjalanan edukasi ini dirancang secara holistik untuk memupuk rasa ingin tahu ilmiah, kerja sama tim, serta kemandirian para siswa di luar lingkungan kelas tradisional.
Petualangan dimulai sejak pagi buta di titik kumpul parkiran Area Hijau di Selatan Sekolah, South City. Sesuai standar kedisiplinan sekolah, para siswa beserta guru dan tenaga kependidikan telah bersiap sejak pukul 06.15 WIB dengan mengenakan seragam kompak kaos Fieldtrip bernuansa tosca.
Sebelum armada bus pariwisata yang dikelola oleh Dirgantara AIA Tour and Travel diberangkatkan pada pukul 07.45 WIB, seluruh rombongan melakukan registrasi, pembagian ID card, serta konsumsi. Menegaskan identitasnya sebagai Islamic School, perjalanan ini dibuka secara religius melalui lantunan Tasmi’ dan doa perjalanan yang dipimpin langsung oleh tim tahfizh di setiap bus.
Setibanya di lokasi pada pukul 08.30 WIB, atmosfer keceriaan langsung terasa saat para siswa berkumpul di halaman pintu masuk arena petualangan, sebelum memasuki venue utama. Setelah sesi foto bersama per kelas menggunakan spanduk angkatan, agenda edukasi pun resmi dimulai.
Salah satu sorotan utama dalam BFT kali ini adalah sesi kegiatan eksperimen sains yang dimulai pukul 10.00 WIB. Di sini, para siswa diajak menyaksikan dan terlibat langsung dalam fenomena-fenomena ilmiah yang interaktif, selaras dengan komitmen kurikulum MI Mumtaza yang mengedepankan pola pikir kritis global.
Tidak hanya belajar teori, petualangan berlanjut dengan misi kelompok bertajuk "Explore Wahana Petualangan dengan Misi : Mengumpulkan Bintang". Aktivitas ini menuntut kerja sama tim yang solid antarsiswa saat mereka menjelajahi berbagai wahana menantang.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan maksimal, penjelajahan wahana dibagi menjadi dua kategori usia, Lower Level (Kelas 1-2) dan Upper Level (Kelas 3-5), disamping itu, seluruh area pintu masuk dan keluar wahana juga turut dijaga ketat oleh bapak dan ibu guru MI Mumtaza guna memastikan mitigasi dan keselamatan siswa selama beraktivitas.
Setelah istirahat, shalat, dan makan (Ishoma) serta melanjutkan sisa perburuan bintang, rangkaian kegiatan luar kelas ini pun berakhir secara bertahap. Rombongan Lower Level (Kelas 1-2) melakukan persiapan pulang lebih awal pada pukul 14.30 WIB. Disusul kemudian oleh rombongan Upper Level (Kelas 3-5) yang bergerak menuju bus pada pukul 15.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan kepulangan yang tertib menuju titik awal keberangkatan.
Melalui Big Field Trip 2026 ini, MI Mumtaza kembali membuktikan bahwa pembelajaran terbaik tidak selalu terjadi di dalam ruang kelas dengan sekat dinding, melainkan saat siswa mampu berinteraksi secara global, mengobservasi dunia nyata, dan belajar menyelesaikan masalah bersama secara menyenangkan.